Target Audience : semua kalangan (remaja, dewasa, dan orang tua)
Positioning : radio Metro FM ini merupakan radio yang diperuntukan untuk masyarakat metropolitan yang memiliki gaya hidup yang modern, namum tidak mengesampingkan kehidupan masyarakat diluar daerah perkotaan. umumnya untuk masyarakat menegah ke atas.
Format Acara :musik, hiburan, informasi
Psikografis :. Radio ini bersifat mendidik, menghibur, serta menyajikan informasi seputar masyarakan dan memberikan solusi, informasi, dan motivasi.
SENIN
Waktu
Durasi
Mata Acara
Khalayak
Isi Siaran / Format Lagu
05.00-05.30
30 MENIT
Cahaya Subuh
Umum
Siaran rohani Islam sebagai penyejuk hati sebelum menjalankan hari.
Dengan ini menyatakan bahwa saya tidak sebagai penerima / akan menerima beasiswa dari lembaga manapun pada tahun 2010-2011.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sadar , jujur dan tanpa paksaan dari pihak manapun serta bersedia dituntut dan menerima sanksi hukum sesuai dengan ketentuan/peraturan yang berlaku serta akan mengembalikan dana yang telah saya terima apabila tidak memenuhi/memalsukan data persyaratan tersebut.
Satu lagi daftar kuliner baru bagi Anda pecinta makanan Indonesia, yaitu Bakso Bakar. Hmm, seperti apa ya?
Dari namanya saja sudah unik, yakni bakso ini dibakar, dan beda dari bakso pada umumnya. Penyajian bakso bakar ini semacam sate, disertai dengan kuah bakso, bumbu kacang, dan lontong. Berawal dari inovasi Bapak Iwan yang ingin membuka lahan usaha bakso yang lain dari biasanya, maka Pak Iwan membuka warung bakso bakarnya di Jalan Pinang Raya no. 9, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Pemilihan lokasi tersebut dipilih karena letaknya yang strategis, dekat dengan pasar dan di depan tempat pemberhentian angkutan kota (angkot).
Pengunjungpun mulai berdatangan, mulai dari jam sepuluh pagi hingga ditutup jam sepuluh malam, dan ramai pada hari libur atau sabtu dan minggu. “Lebih enak bakso bakar, karena bumbu kacangnya yang enak dengan disajikan dengan lontong dan kuah” ujar Niswah salah satu pengunjung bakso bakar.
pembuatan bakso bakar
Selain bakso bakar, Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari bakso kotak, mie ayam rudal, mie bakso super, bakso malang, sampai bakso cinta yang berbentuk hati. Bagi Anda yang sedang kasmaran, semangkuk bakso cinta cocok menjadi pilihan Anda dan pasangan untuk menu kencan Anda.
Usaha yang telah dirintis selama 1 tahun lebih oleh Pak Iwan ini mengeruk omzet yang menggiurkan. Dengan rata – rata pendapatan kotor perhari Rp. 1.500.000,00 bisa mencapai Rp. 45.000.000,00 perbulannya. Hambatan dalam usaha milik Pak Iwan ini hanya pada bahan daging sapi yang naik – turun mengikuti harga pasar. “Kalau harga daging sapi sedang mahal, maka solusi yang dilakukan adalah dengan membentuk bakso menjadi lebih kecil dari biasanya supaya tidak menaikan harga bakso” ujarnya.
Apakah Anda masih penasaran dengan keunikan bakso bakar? Hanya dengan merogoh kocek Rp. 11.000,00- Anda dapat menikmati seporsi bakso ini yang terdiri dari 4 tusuk bakso lengkap dengan kuah dan lontong. Nah, Selamat mencoba! (DNA)
pertemanan yg dijalin selama ini, hancur karena muncul orang baru yang mengusik
semuanya.
berawal dari Monas, Aku pikir dia orang yang baik, bersambung ke RSCM, dan
berlanjut hingga kini.
Pertama, dia mengambil satu orang
baikku. Setelah itu dua teman, hingga tak tersisa.
Hingga dia menghasut ke empat
teman baikku agar tidak berteman lagi dengan Aku dan temanku ini.
puaskah dia yang telah mengambil semuanya?
sekarang Aku dan temanku yang tersiksa akan semua ini.
mereka yang dulu baik seakan-akan hilang ingatan dan cuma menganggap Aku dan
temanku sampah yang patut dibuang dan diambil saat dibutuhkan.
kurang apa yah Aku dibandingkan dia yang baru?
memang Aku ga lebih dari dia, tapi Aku punya kemampuan. Aku akan sadar diri
kalo emang diri Aku ga bisa diandelin, cuma nebeng doang, tapi Aku seenggaknya
bakal mencoba untuk melakukan yang Aku sanggup.
sedangkan mereka itu datang hanya saat mereka butuhkan.
Aku coba untuk bersikap baik dan menolong mereka tanpa pamrih.
namun apa yang Aku dapatkan? hanya penghianatan dan rasa sakit di hati.
apa salah Aku sampai ga dianggep dalam kelompok mereka.
Aku bukan boneka yang bisa dimainin dan dibuang saat sudah ada yang baru, Aku
ini punya hati dan harga diri.
cukup tau akan semuanya.
Aku ikhlasin semua yang udah Aku lakuin buat mereka.
Kini Aku memulai langkah baru
hanya berdua dengan temanku, yang dulu adalah teman kalian juga.
Berusaha tersenyum disaat melihat
kalian bersama dia yang baru tertawa bersama. Meski masih tersimpan dalam
ingatan akan masa-masa indah yang kita lalui bersama.
Terimakasi sudah pernah jadi temen baik Aku.
maaf kalau Aku ga bisa jadi yang dulu lagi. karena rasa ini tlah mati untuk
kalian.
biar Allah yang membalas rasa sakit ini, dengan rasa yang indah.
sekarang Aku dan temanku ini harus pergi dari kehidupan kalian, mencoba mencari
peruntungan di kehidupan yang lain. yang menganggap diri ini ada, dan ga cuma
dinggap saat dibutuhkan.
Warna-warni ternyata juga berlaku bagi 32 tim peserta Piala Dunia. Tim-tim dari Afrika, Amerika Selatan, Amerika Tengah dan Utara, Asia, Eropa, serta Oceania, masing-masing punya nama julukan. Tak ada yang tahu pasti kapan nama alias ini mulai dilekatkan.
Pierre Lanfranchi, profesor dari De Montfort University Inggris yang juga pakar sejarah sepak bola mengatakan nama julukan kerap digunakan tim dan pemain asal Afrika. Kebiasaan ini berkembang dan ditiru negara lain di seluruh dunia.
Nama-nama yang dipilih unik dan melambangkan banyak hal. Mulai dari binatang, pejuang, warna, dan hal lain. Pokoknya unik dan menarik. Apapun alasan di balik pemilihan julukan ini, atau apapun efeknya bagi pemain dan pendukung, yang jelas Piala Dunia 2010 kian penuh warna.
Bagaimana dengan julukan tim favorit Anda?
* Afrika Selatan : Bafana Bafana (The Boys) -- Banyana Banyana (The Girls) untuk tim putri
* Aljazair : Les Fennecs (The Desert Foxes), Les Verts (The Greens), Les Guerriers du Desert (The Deset Warriors)
* Amerika Serikat: Sons of Sam, The Yanks, MNT (Men's National Team)
* Argentina : La Albiceleste (White and Sky blue)
* Australia : The Socceroos
* Belanda : Oranje, The Flying Dutchmen, Clockwork Orange, Het Nederlands Elftal (The Dutch Eleven)
* Brasil : Canarinho (Little Canary), A Selecao (The Selection), Verde-Amarela (Green and Yellow), The Samba Kings, Scratch du oro (Golden Squad)
* Cile : La Roja (The Red One), El Equipo de Todos (Everybody's Team)
* Denmark : Danish Dynamite, Olsen-Banden (The Olsen Gang), Olsens Elleve (Olsen's Eleven) mengacu pada nama pelatih Morten Olsen
* Ghana : The Black Stars
* Honduras : Los Catrachos, La Bicolor (diambil dari warna bendera Honduras)
* Inggris : The Three Lions
* Italia : Gli Azzurri (The Blues), La Nazionale (The National)
* Jepang : The Samurai Blue, Nippon Daihyo
*
Jerman : Die Mannschaft (The Team), Die DFB-Elf (The DFB-Eleven), tapi lebih dikenal dengan julukan Der Panzer
Pada suatu malam, ku melihat iklan di TV, yang isinya dicari
host Presenter Piala Dunia. Aku pun berniat untuk mengikuti audisi tersebut.
Aku menunggu iklan itu untuk keterangan lebih lanjut namun tak kunjung muncul,
untuk itu aku putuskan untuk membuka situs nya, namun sial, ternyata lagi
maintenace.
Untungnya, seorang teman facebook ku mencarikan infonya,
langsung saja aku mendaftarkan diri via online. aku juga mengajak teman2 kampus
ku, tapi mereka maunya ikut audisi nyanyi atau jadi bintang sinetron, ya mau
gimana lagi, sendiri gg jadi masalah.
Sehari sebelum audisi, aku bingung mau ikut audisi atau
enggak, soalnya aku gg tau dimana letak gedung Audisi nya, ku coba menghubungi
Global TV, tapi gg bisa rasa desperate pun tersiat.
Malamnya, suatu penentuan. Kalo aku tau dimana alamatnya,
aku ikut, kalo engga ya mau gmn lagi.
Lagi-lagi teman facebook ku (gendar-biar ikut terkenal) yang
tumben lagi baek, membantu ku mencarikan alamat audisi sekaligus petanya.
Tadinya temen facebook aku (tante arum) ikut daftar audisi, tapi dia gg mau
ikut audisi gara2 kerja.
Selasa, 05 Januari 2010
Alarm berbunyi pukul 5 pagi, langsung saja aku ingat kalo
ada Audisi. Setelah mandi, aku langsung
siap2. Orang rumah taunya aku kuliah, hihii jadi bolos gg ikut matkul B. Indonesia.
Aku ke sana naek ojek dari Citos, gila tuh abangnya, tau ajah kalo orang lagi
kebingungan nyari gedung PSI yang beralamatkan di JL. Pengadegan Timur. Tadinya
tuh tukang ojek ngasih harga 50rb, ditawar 35rb gg mau juga, katanya macet,
akhirnya jadi 40rb. Mending abang2nya tau, nih juga muter2 nanya sana-sini. Ditengah
perjalanan abangnya nanya, lagi mau kerja ya neng, padahal mah mau ikutan
audisi. Perjalanan mungkin Cuma sekitar 30 menitan cz gg macet seperti yang
tadi bapak2nya bilang. (abang apa bapak2 sih? Whateverlah sama ajah).
Akhirnya, nyampe juga di Studio Global TV, rasa deg-degan
pun muncul, abang ojeknya sih mau nungguin mpe selesai audisi, tapi gg ah,
tekor!. Aku gg berani masuk ke gedung itu, aku putuskan untuk singgah ke warnet
sampai nunggu jam 9. Ternyata warnetnya penuh, kata abang warnetnya mau booking
dulu gg, aku bilang gg jadi deh bang. Setelah itu abangnya nyamperin aku, dia
nanya, mau ikutan audisi yah? Tuh di dalem ada cowok mau ikutan audisi. Pas
abangnya nanya ke cwok itu, dia gg mau ikutan audisi, tapi mau les Inggris.
Untungnya abangnya baek bgt , dia ke gedung PSI buat nanyain audisi ke satpam,
terus balik lagi ke warnetnya buat ngasih tau in aku. Setelah itu dia nganterin
aku ke gedung itu, terus dia ngomong2 ke satpamnya, kata satpamnya ada yang
minta nomer HP nih .. haha dasar ganjen. Tapi makasih ya, abang manis juga deh
.. lumayan, hehe
Ternyata, udah banyak yang duduk di kursi tunggu, aku
bingung mau duduk dimana, akhirnya ku putuskan duduk di paling belakang. Aku
berkenalan dengan 2 orang cewek, yang 1 namanya Cep, yang satunya lagi Tante
Vyani. Mereka jauh2 datang dari Palembang. Aku pun mengobrol tentang bola dan
ikut dengerin gossip pemaen2 bola. Huh gilaaa, batinku, aku ngerasa bukan
football-lovers, pengetahuan ku tentang sepak bola cetek bgt, ggda apa2nya
dibandingkan mereka.
Ada seorang MU lopers cwek, dia sampe nge-print sejarah
piala dunia mpe tebel bgt. Aku jadi pusing ngedengerin mereka ngomongin bola.
Langsung aja aku sms tante arum, terus dy nelp, aku bilang aku ngerasa ggtau
apa2 tentang bola, yang aku tau Cuma Kaka’ dah gtu, aku ngerasa paling pendek diantara mereka. Trus tante nyemangatin aku, kalo
itu gg apa2, yang penting kan pengalaman Dian untuk ikutan audisi. Hmm iya juga
sih, aku kan ikutan audisi karena pengen cari pengalaman ajah, kalah menang gg
jadi soal.
Duuuuuuuuuh kesalahan yg fatal pun terjadi, aku lupa untuk
cetak foto . Pas itu lagi ngantri untuk daftar ulang, aku sama temen baru ke WC
dulu untuk pipis, terus aku foto seluruh badan disana. Heuu yang laen lagi pada
ngantri, aku sibuk mondar-mandir nyari tukang cetak foto. Aku ke warnet lagi,
sayangnya kertas fotonya abis, kata dia kalo ada motoh mah saya antar, coba
tanya ma tukang ojek nyari kertas foto, tar kalo udah ada tar saya print-in.
Akhirnya, aku menghampiri tukang ojek dan menanyakan tempat cetak foto.
Langsung saja aku diantar kan ke sebuah Mall yang aku lupa namanya apa.
Bagaikan di kejar waktu, abangnya sampe ngebut. Tadinya abangnya gg mau masuk
ke dalem Mall, tapi aku bujuk juga akhirnya dia mau. Dia jg nanya2 tempat cetak
foto, yeaaaah ketemu juga. Abis itu langsung ajah aku ke tempat audisi lagi dan
mulai mengantri. Tiba2, crue globalTV nyamperin aku buat di take shoot, kata
crue nya kalo disini bagus, tar saya rekomended in di dalem, yaudah aku mau
ajah, aku disuruh bilang ‘’jangan ke mana-mana, masih banyak yang seru2 lagi di
audisi SoccerStar di GlobalTV’’. Setelah take berkali2, mungkin sampe 3 kali cz
salah mulu (nervous bo!), aku langsung daftar.. bodohnyaa aku lupa fotokopi
KTP, untungnya ajah masih ada fotokopi mahasiswa di binder. Setelah itu aku
dapet nomer urut, script dan mulai menunggu.
Aku dapet nomer 170.. huaa lama bgt, sambil ngafal2in
script, gg terasa udah pukul 12. Aku, tante Vyani, dan Cep nyari makan. Setelah
makan, aku kembali ke tenda nungguin giliran. Sambil di telp oleh Nia ( nia
bau), aku ngobrol2 ma om-om disana. Mereka pada MU lopers, aku gg terima
Chelsea dikatain. Yaudah aku bales ajah aku kata2in emyuh jelek itu. Aku di
keroyok, tp mereka orangnya seru, berantem sambil bercanda .
Rasa ngantuk pun menyerang , orang2 yang tadinya mukanya
fresh+bersemangat, berubah jadi kucel,
ya mungkin karena nunggunya lama bgt. Aku jadi gg Mood lagi. Sambil baca2
script, huh males deh, yaudah aku ngobrol2 lagi aja biar gg ngantuk. 1 per 1
temen ngobrol aku dipanggil masuk ke ruang audisi, sampe akhirnya aku
sendirian. Duh lama bgt udah jam 4 belom dipanggil2 juga, mana ujan
lagi . Terlihat raut2 muka mereka, ada yang seneng, tapi kebanyakan yang kecewa.
Apalagi peserta cwek yang di terima dikit bgt, baru 2 orang kalo gg salah itung.
Sambil nunggu, seorang anak cwok nyamperin aku, akhirnya gg sendirian lagi deh ,
tiba-tiba nomer urut 161-170 dipanggil. Huaaa jantung ini rasanya mo copot. Aku
masuk ke gedung itu, sebelumnya aku pipis dulu sama temen baru aku, namanya
Ayang. Sedikit lagi nomer aku dipanggil, aku sama dia masuk ke ruangan kecil
untuk ngilangin nervous dengan cara teriak2 dan latian ngomong. Setelah itu aku
dipanggil masuk untuk menghadapi ‘ruang panas’. Disitu aku introducting, nanya
alesan ikut audisi, terus jadi presenter PD, namun ketika jurinya nanya pake
bahasa inggris, yang intinya Indonesia pantes gg sih masuk PD. Langsung ajah
aku bingung mau jawab apa, pake bahasa indonesia ajah gg tau apalagi langsung
inggrisinnya. Akhirnya aku gagal, kata
jurinya bahasa inggris aku kurang, padahal kan itu penting buat dikirim ke
afrika, dia juga bilang dengan kelembutan suara aku, rasanya gg pas buat
ngebawain acara ini. Haha emangnya kucing, lembut.
Alhamdulillah, aku pulang tidak sendiri, tapi ber 3 bersama
Ayang dan Moe, diantara kami hanya Moe yang lulus audisi. Sekitar jam 5 kurang,
kami solat Ashar dulu di Masjid, kata Ayang, jangan gara2 gagal audisi jadi gg solah lagi.
setelah itu kami ke minimarket untuk membeli minuman, aku beli susu+hansaplast,
cz kaki aku lecet gr2 pake sepatu gg pake kaos kaki huu perih. Disitu Moe nanya
Bus ke Blok M naek apa ke bapak2 tukang ojek. Untungnya bapak2nya baik, dia
ngasih tau rute sama kendaraan apa ajah yang harus kita naekin. Setelah itu
kami naek angkot menuju depan hotel. Kami pun turun untuk menunggu Bus ke arah
Blok M, setelah sekian lama tak kunjung tiba, kami pun memutuskan untuk
mengabadikan momen ini dengan foto2 di jalan magrib2 pula.
Lagi seru2nya
narsis, tiba2 ada orang gila datang menghampiri.. hiii lelaki separuh baya
tanpa busana. Kami pun langsung berlindung di tukang ojek untuk beberapa menit,
sampai orang gila nya pergi.
Kami pun lanjut lagi untuk bergaya kaya di CatWalk,
haha. Setelah itu kami bertukar alamat FB dan nomer telepon.
akhirnyaaaaaaaah setelah sekian lama,
Busnya lewat juga. Di Bus, aku ngobrol2 tentang bola, tenyata Moe itu anak
CISC, dan dia sering ikutan nonbar.. huu jadi pengen ikutan nonton Chelsea.
Setelah kurang lebih 30 menit, sampailah menuju Blok M.
Disana, kami harus berpisah, karena rumah Ayang dan Moe di Pamulang. Sebelumnya
mereka nganterin aku ke terminal.
Waktu menunjukkan pukul 7, aku mencari2 kendaraan untuk
pulang ke rumah. Padahal udah sering bgt ke Blok M, tapi masih aja nyasar ...
hiiiiii maklum cz udah malem jadi gelap.
Akhinya jam 7.40 aku tiba di rumah, nenek aku ngomel2 cz
pergi subuh pulang malem gg bilang2. Aku gg bilang kalo ikut Audisi, cz aku
ggkan di izinin kalo pergi sendiri ke tempat yang belom pernah aku singgahi.
Dari pengalaman ku ikut Audisi, aku menemukan pelajaran:
^ disaat aku lagi kesulitan, pasti ada yang menolong aku,
entah itu tukang ojek, tukang warnet, temen2 baru untuk pulang kerumah, padahal
aku gg tau pulang naek apah. Dimana ada kemauan, pasti ada jalan. Dibalik ke
sulitan, pasti ada kemudahan.
^ Allah gg melihat hasil seseorang, yang penting niat dan
usaha. Aku niat untuk nyari pengalaman aja, mungkin kalo aku minta restu ma
orang tua, insya Allah, bisa aja aku lolos.
^ aku ketemu suasana baru, dimana orang2 pada gila bola, aku
juga menemukan temen2 yang baek kaya tante Vyani, Cep, Ayang, Moe, dll.
^ dapat pelajaran, kalo mau audisi itu harus disiapin apa
ajah yang di perluin, kaya foto, fotokopi KTP, pulpen, dan yang gg boleh
ketinggalan Dompet + HP, gg bisa bayangin deh kalo 2 hal itu ketinggalan.
Audisi Soccer Star di siarin, aku takut kalo aku ditanyangin
dan hasilnya jelek.. malu bgt .. tapi akhirnya, aku muncul kurang lebih 5 detik
di TV (hhee lumayan), untungnya gg malu2in... iih lucu juga.
Itu semua jadi pengalaman yang bisa jadi cerita dan ggkan
aku lupakan. Kalo ada audisi lagi, aku mau ikutan, ya semoga ajah berhasil..
yeaah.